Kamis, 08 Oktober 2015

Pemerintah Menggalakan Pelatihan Kewirausahaan Di Berbagai Daerah

                                            (Tema : Pemuda dan Sosialisasi)

Tingkat pengangguran di kalangan pemuda Indonesia sangat memprihatinkan. Dari hasil pendataan Badan Pusat Statistik (BPS), untuk angka Pengangguran Kelompok Usia Produktif ini mencapai lebih dari 60,5 persen dari jumlah pemuda yang ada.


Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Drs. H. Sakhyan Asmara, M.Sp., dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan pemuda yang dilaksanakan di salah satu Hotel di Kabupaten Cirebon pada hari Senin (11/05) kemarin, menjelaskan, menyikapi tingginya angka pengangguran di kalangan pemuda, jika tidak segera dilakukan langkah-langkah yang tepat, tentunya angka tersbeut akan terus mengalami peningkatan dan akan menjadi sumber persoalan di masyarakat. Upaya pemerintah meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi pemuda dalam menciptakan lapangan kerja, terus digalakkan. Salah satunya, melalui pelatihan kewirausahaan pemuda tahun 2015. “Pengembangan wirausaha, khususnya di kalangan wirausaha muda menjadi prioritas utama untuk memperkokoh perekonomian bangsa. Untuk itu, Kemenpora RI memberikan dukungan fasilitas kewirausahaan kepada Wirausaha Muda Pemula atau WMP dan Sentra Kewirausahaan Pemuda atau SKP,” terangnya.
Selanjutnya, WMP adalah Pemuda Indonesia berusia 16 hingga 30 tahun yang baru memulai kegiatan usaha (start up), sementara Kelompok atau Sentra Kewirausahaan Pemuda atau SKP adalah pusat kegiatan kepemudaan yang dilakukan oleh dan untuk pemuda sebagai upaya mengembangkan potensi keterampilan dan kemandirian pemuda.
“Untuk memfasilitasi akses permodalan bagi Wirausaha Muda Pemula, pemerintah membentuk Lembaga Permodalan Kewirausahaan Pemuda atau LPKP sebagai akses. Baik itu dalam dalam bentuk hibah, pinjaman lunak, dana bergulir atau dalam bentuk permodalan lain. Pelatihan, sosialisasi dan pendidikan kewirausahaan pemuda ini diharapkan bisa menyentuh dan menyadarkan semangat wirausaha,” pungkasnya.
beberapa sumber lain juga menyebutkan tentang gencarnya pelatihan kewirausahaan di wilayah indonesia tengah. Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) Kaltim menggelar sosialisasi peraturan perundang-undangan (perpu) tentang kewirausahaan pemuda beserta implementasinya di ballroom Hotel Oaktree Bontang, Kamis (2/4) lalu.

Para pemuda yang ikut sosialisasi itu antara usia 16 hingga 30 tahun. Jumlahnya 120 peserta terdiri 20 perwakilan Samarinda, 70 Bontang, dan 30 Kutai Timur (Kutim). Agenda dimulai pukul 08.00 Wita hingga 17.00 Wita dengan mendatangkan narasumber dari Asisten Deputi (Asdep) Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI Drs Ponijan MPd, Dispora Kaltim, serta Forum Wirausaha Pemuda Nasional.

Sosialisasi ini dibuka Dwi Wahyuni, Kabid Kewirausahaan Pemuda dan Industri Olahraga Dispora Kaltim. Dia mengatakan, pengembangan kewirausahaan pemuda diharapkan akan meningkatkan stabilitas makro. Pasalnya,menggunakan bahan baku lokal dan tenaga kerja yang relatif banyak alias padat karya.
“Sektor UMKM diharapkan menjadi tumpuan pengembangan perekonomian rakyat dan menjadi harapan bagi para pemuda yang masih menganggur,”katanya.

Dengan diadakannya sosialisasi Perpu Kewirausahaan Pemudadapat merubah pola pikir menjadi pemuda yang berakhlak mulia, sehat, tangguh, cerdas, mandiri, dan profesional. Sehingga, diharapkan dapat mengurangi pengangguran di kalangan pemuda melalui aktivitas ekonomi produktif.

“Saya menyambut baik dengan diadakanya sosialisasi semacam ini. Karena, banyak manfaat yang diharapkan agar para pemuda ini nantinya dapat menjadi wirausahawan baru. Sehingga, dapat mengembangkan usahanya melalui kelompok wirausaha pemuda, dan semakin terbukanya lapangan usaha tidak hanya bagi para pemuda. Melainkan juga bagi masyarakat,” katanya.

Senada diungkapkan Bambang Cipto Mulyono, Kadispora Bontang. Dia mengucapkan terima kasih dan menyambut baik atas pemilihan Bontang untuk menyelenggarakan sosialisasi ini. Dia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali. Pasalnya, pemuda  merupakan aset pengembangan pembangunan ke depan.

Menurutnya, jika para pemuda tidak diberikan wawasan dan pemahaman yang baik, maka akan menjadi masalah. “Kegiatan ini merupakan wujud untuk meningkatkan kualitas pemuda menjadi pemuda yang inovatif, kreatif,dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Sementara Tri Ratna Ningthias, Kasi Kelembagaan dan Kewirausahaan Dispora Kaltim menuturkan, peserta jugamendapatkan materi Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, kebijakan nasional dalam pengembangan kewirausahaan pemuda, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, hingga succes story.

dapat disimpulkan bahwa pemerintah tak henti-hentinya terus berupaya untuk menyuluh seluruh pemudanya agar berpikir keritis untuk menciptakan usaha mulai dari UKM di daerah ataupun berinvestasi dengan menanam saham. 

Daftar Pustaka
"kewirausahaan".8 Oktober2015. Radarcirebon.com
"kewirausahaan". 8 Oktober 2015. http://www.bontangpost.co.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar