(Tema: Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan)
Seiring dengan berjalannya waktu, di jaman abad-21 ini banyak perubahan di segala bidang, dari teknologi, informasi dan bahkan budaya yang mulai berkembang.
Seiring dengan berjalannya waktu, di jaman abad-21 ini banyak perubahan di segala bidang, dari teknologi, informasi dan bahkan budaya yang mulai berkembang.
Semua itu dipengaruhi
oleh berbagai macam hal dan sebab, semakin banyaknya orang pintar dan semakin
canggihnya teknologi yang mereka buat dan semakin berbeda pula cara berpikir
dan budaya mereka, karena mereka menganggap hal yang kemarin itu adalah hal
yang sudah lalu atau bisa dibilang kuno.
Jadi mereka
menganggap hal yang sekarang ini adalah hal yang harus mereka ikuti walau
kadang mereka tidak mengerti dengan apa yang mereka lakukan atau mereka ikuti
sekarang ini, mereka hanya berpikir dan menganggap diri merekalah yang paling
depan dan tidak ketinggalan jaman.
Dan mereka menganggap
dirinya sebagai anak gaul dan menganggap yang mengikuti hal dulu yaitu anak cupu.
Padahal mereka tidak mengerti apa arti dan anak gaul dan anak cupu itu.
Pembahasan kali ini
mengenai perbedaan antara anak gaul dan anak cupu. Kalian pasti tahu dan pasti
melihat atau pun mengalami hal yang semacam ini, dimana kalian menganggap diri
kalian itu yang paling keren atau yang paling cantik/cakep. Tapi kalian tidak pernah merasakan kalau kalian itu
mungkin dianggap sebagian orang akan kalian itu cupu. Sebagian orang menganggap
orang yang gaul adalah orang yang hidup di kota besar dan mereka yang cupu
tinggal di pedesaan yang menurut mereka kumuh dan ketinggalan jaman.
Bukan hanya teman
anda mungkin dari keluarga akan menyebut anda seperti itu jika anda merasakan 2
hal yang tadi.
ANAK GAUL
Pastilah kalian tahu
apa itu ‘gaul’ sebuah kata yang mempunyai berbagai macam arti. Disini saya
anggap gaul itu sebagai hal yang terdepan. Kenapa saya anggap hal yang terdepan
karena mereka selalu berpikir hari ini dan esok dengan mengembangkan inovasi
dan kreatifitas sebagai kunci mereka agar bisa dianggap gaul. Tapi kadang
mereka mengasalah artikan gaul itu sebagai apa, kadang mereka hanya ikut atau
mengikuti agar mereka dianggap sebagai anak yang gaul anak yang tidak
ketinggalan jaman. Tapi mereka tidak mengedepankan inovasi dan kreatifitasan
mereka untuk mengembangkan sesuatu untuk menjadi anak yang gaul, terkadang
mereka hanya mengikuti satu hal yang mereka anggap gaul dan tidak berpikir
kedepan. Tapi itu adalah hal yang salah
besar karena gaul itu bukan bermaksud seperti itu, bukan hanya untuk ajang
memamerkan diri dengan apa yang mereka miliki sekarang ini dengan apa yang
mereka kenakan sekarang ini dan dengan seberapa canggih gadget yang mereka
miliki. Terkadang kita dan saya pun juga mengalami hal seperti itu, itu adalah
hal yang wajar bagi orang yang bisa mengendalikan tapi bisa menjadi penyakit
jika mereka merasa ketagihan dengan penyalah gunaan kata gaul bagi penderita
akut kegaulan.
Kegaulan seseorang
sekarang ini ditandai dengan cara mereka memakai atau mengikuti trend masa
kini, dari semua segi dari fashion, teknologi bahkan sampai budaya sekaligus
mereka ikuti agar bisa menyandang gelar kegaulan tersebut. Dari fashion pasti
mereka lebih memilih hal kekinian atau menjurus budaya barat yang lebih
menonjolkan atau memamerkan apa yang mereka punya, lebih memilih untuk membuka
diri atau lebih tepatnya mengumbar aurat karena menurut mereka dengan membuka
apa yang mereka punya maka akan memikat lawan jenis dari mereka. Pastilah
kawan-kawan mengalami hal tersebut, karena itu hal yang wajar dijaman yang
modern ini.
Dari teknologi
seorang yang mengatakan dia anak gaul pasti akan memilih atau pun membeli
gadget dengan kemampuan yang sempurna atau dengan model kemewahan, padahal
mereka tidak mengerti teknologi apa yang mereka pakai saat ini, yang mereka
pikirkan hanyalah mengikuti saja saat ini.
Dari segi budaya,
pastilah ini yang paling mencengangkan karena apa dilihat dari segi budaya
setiap Negara memiliki budaya yang berbeda maka banyak orang yang salah untuk
mengikuti budaya tersebut dan diaplikasikan ditempat yang salah. Jika satu
budaya dengan budaya lain yang saling bertolak belakang maka akan terjadi
pertempuran antar budaya yang bisa mengakibatkan salah satu budaya akan
mengecil dan bahkan akan menghilang, karena pengaruh dari budaya yang lebih
kuat. Sebagian besar anak-anak yang menganggap mereka itu anak gaul pasti
mengikuti budaya kebaratan yang sudah mempengaruhi Negara ini, dari hal yang
sebelumnya disini tidak pernah ada dan sekarang sudah menyebar luas seantero
negeri ini. Banyak anak gaul yang kurang pengertian dan pengawasan tentang hal
kebudayaan maka mereka banyak yang terjerumus kedalam jurang kegaulan, banyak
mereka yang suka menggaui atau digauli hanya untuk mendapatkan sesuatu yang
mereka pikir itu hal yang wajar dan gaul, tapi bertolak belakang degan budaya
negeri ini.
Seharusnya anak yang
gaul itu adalah anak yang mengedepankan pengembangan teknologi dan ilmu
pengetahuan karena mereka lebih bisa berpikir kedepan dan berpikir esok bukan
sekarang ini yang mereka miliki sekarang. Mementingkan inovasi dan
kreatifitasan seseorang, bukan menikmati hasil inovasi dan kreatifitasan orang
lain. Anak yang gaul itu bisa harusnya bisa menjaga diri dari godaan hal-hal
yang bisa merugikan mereka atau bisa merusak masa depan mereka. Anak gaul itu
harus berfikir jernih dan sehat dan bisa menyaring hal-hal buruk.
ANAK CUPU
Cupu kata yang
menurut orang-orang adalah hal yang menjijikkan atau hal yang kurang enak
didengar jika mereka menyandang sebutan tersebut. Dari teman atau pun keluarga
jika ada yang menyandang sebutan itu dianggap anak yang kuno, ketiggalan jaman
/ tidak gaul kampungan dan apapun itu saya tidak tahu lagi. Sebagian orang
menganggap anak yang cupu itu dan keluarga yang kurang mampu atau anak yang
tinggal di desa yang kurang akan ilmu pengetahuan dan teknologi dan bahkan
kegaulannya kurang, bisa disebut gaptek.
Cupu karena kurang
informasi ilmu pengetahuan dan teknologi, itulah hal yang kurang benar, di jaman
super canggih sekarang ini semua bisa menikmati teknologi dengan berbagai cara,
bukan hanya yang di kota saja tapi sekarang yang di hutan pun sama yang saya alami
sekarang ini pun bisa menikmati teknologi dan bisa melihat dunia luar dengan
mudah dan tidak ribet. Memang ada keterbatasan kita untuk salah teknologi tapi
tidak untuk dibidang ilmu pengetahuan. Banyak dari kita anak desa yang dianggap
mereka anak yang cupu dan kurang gaul bisa menjadi juara olimpiade tingkat
nasional atau pun tingkat internasional. Banyak juga anak-anak kota yang menganggap
dirinya gaul tapi tidak mengetahui tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Tidak sedikit pula anak-anak
desa yang kurang mengerti dan kurang mengerti perkembangan jaman mungkin karena
factor keuangan atau pun factor formal dari keluarga, yang mengakibatkan
kurangnya kemampuan mereka untuk menerima dunia luar atau iptek yang masuk
karena mereka sudah berpikir dengan hidup begini sudah cukup dan kurangnya
kesadaran tentang petingnya dunia luar dan iptek tersebut.
Dari segi kegaulan,
menurut saya anak cupu itu bukannya tidak gaul, tapi lebih bisa menjaga diri
dan menahan untuk tidak dapat dipengaruhi oleh budaya barat yang lebih
mementingkan kehidupan pribad dari pada kehidupan social. Terkadang anak cupu
itu juga terkenal karena kepintarannya, jadi mereka bisa menjaga diri. Jadi
buka hanya anak gaul yang mempunyai pemikiran kedepan tapi anak cupu pun juga
berpikiran kedepan. Itu dibuktikan dengan banyaknya teknologi yang mereka buat
untuk membangun desa mereka agar menjadi lebih nyaman tau makmur.
Tidak sedikit pula
anak-anak desa yang dulunya mereka cupu sekarang mulai berubah karena
terpengaruh oleh dunia barat yang mudah memepengaruhi seseorang untuk merubah
diri dan penampilan mereka, banyak dari mereka yang terjerumus kedalam jurang
kegaulan.
Perbedaan yang
mencolok dari perbedaan antara gaul ‘yang salah’ dan cupu yaitu, mereka
menganggap anak gaul ‘yang salah’ adalah orang yang maju dengan menampilkan
sesuatu yang lagi trend sekarang, tapi sering melupakan tentang kreatifitas dan
inovasi seperti pengertian gaul yang sebetulnya. Mereka tidak tau ada juga
pemikiran anak-anak yang cupu yang lebih maju dibanding mereka yang salah
gaul.
Kegaulan seseorang
bukan dilihat dari cara berpakaian seseorang yang kekinian, bukan dari berbagai
canggihnya gadgetnya, bukan dari kekampungannya dia, buka dari dimana dia
bertempat tinggal, tapi seberapa dia bisa memotivasi diri untuk menjadi hal
yang lebih baik dari hari sekarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar